Liburan bareng NASKA - part 2

Sabtu, 04 September 2010 § 0

oke, ini lanjutan postingan yang part 1. postingan ini masih bercerita tentang liburanku bersama NASKA (Nasyid YPK). oke nggk perlu basa basi lagi langsung aja simak ceritanya. hehe...

Kamis, 2 September 2010.
hari jumat tanggal 27 agustus lalu, kami kan diundang untuk tampil diacara Festival Ramadhan Bontang, pastinya nggk cuman disuruh tampil dan pulang gitu aja kan pasti ada bayarannya atau istilahnya itu upah manggung. hasil dari upah manggung itu rencananya akan kami gunakan untuk acara buka bersama, mumpung masih bulan ramadhan.

rapat acara dilaksanakan hari selasa tanggal 30 agustus. setelah berdiskusi sekian lama, alhasil terbentuk satu keputusan, yaitu kita beli bahan-bahan makanan kemudian dimasak bareng2 dirumah Nia pas hari kamis pagi. kemudian waktu menjelang buka puasa makanan2 tersebut dibawa ke mushola sekolah untuk dimakan bersama. oke, semua pun setuju.

hari kamis pagi waktu yang seharusnya kita kumpul dirumah nia untuk beli bahan2 makanan trus dimasak ternyata diganti di rumah Riska. yaudah semua ngumpul di rumah riska jam 2 siang. saat itu yang datang hanya Ellyn, Bella, Brahma, Zaki, Anto, sama Riska sendiri yang punya rumah. disana rencana yang sebelumnya akan beli makanan trus dimasak bersama diubah. rencana kedua yaitu kita mencari rumah makan yang ada di Bontang dan buka bersama di restoran yang kita pilih itu. setelah diskusi, maka restoran yang dipilih ada 3. pertama, Dapur Cilelaki, kedua Rumah Makan Prasadja, dan yang ketiga Magnificent Seven Cafe. karena sudah ditentukan kita pergi deh ke rumah-rumah makan tersebut untuk survei harga naik mobil Zebra nya si Riska.

tujuan pertama, Dapur Cilelaki. setelah liat2 harga dan menu makanan yang tersedia serta mencatat Contact Person yang bisa dihubungi kami melanjutkan ke tujuan kedua. Rumah Makan Prasadja, disini suasananya lumayan enak, sejuk, ada fasilitas mushola, dan suasana kekeluargaannya juga ada. tapi harga yang ditawarkan cukup mahal, tapi sebanding juga dengan makanan yang dihidangkan. porsinya besar, kemungkinan cukup untuk kita semua. oke, Dapur Cilelaki pun dicoret dari daftar. tinggal satu destinasi lagi, yaitu Magnificent Seven cafe. dari namanya sih menjanjikan, selain itu, ini rumah makan baru yang ada di Bontang. setelah masuk kedalam, suasananya sangat nyaman, ada fasilitas musholanya, yang paling beda dari rumah makan lain, disini ada ruang VIPnya. jadi privasi dari pelanggan bisa terjaga. wah sangat cocok untuk kita semua, karena kami orang2 yang nggak bisa diam, jadi kalau ada ruang VIP kan bisa berekspresi sebebas mungkin. hehe. selain itu, menu makanannya sangat bervariasi, serta harganya juga pas dengan duit manggung yang kita punya.

saatnya untuk menentukan pilihan. sambil mikir mau makan dimana mobil bergerak menuju sekambing. kita pergi kelapangan terbang yang ada disana. kita pergi sekitar pukul 3.00, perjalanan kesana sekitar 15 menit. suasananya sangat santai siang itu. sangat pas untuk bermalas-malasan. dimobil kita menggila, kadang menyanyi, bercanda, kadang juga teriak2. hehe.

sesampainya disana kita mulai menentukan pilihan mau makan di rumah makan mana. dan semua sepakat untuk makan di Magnificent Seven Cafe. selain masih baru, suasana dan fasilitas yang diberikan juga lumayan bagus. semua mulai memilih menu makanan yang diinginkan. setelah semua dipesan lewat telpon ternyata duit manggung masih ada sisa, yaudah dibelikan ikan bakar aja di Prasadja.

habis ashar kita balik dari sekambing. jam 5 ngumpul lagi di rumah Riska. udah ngumpul semua, sisa Roro, Nia, sama Bella. mereka minta dijemput dirumah masing-masing. yaudah deh berangkat dari rumah Riska jam 5.30 naik mobil kijangnya Anto. muat nggak muat harus muat tuh mobil diisi sama 11 manusia-manusia yang dibilang lumayan besar. hahaha. oh iya, si Lintang nggak ikut buka bareng waktu itu, karena dia sudah pergi ke jawa pagi harinya.

sampai di cafe itu pas adzan maghrib jadi begitu sampai langsung disuguhin tuh semangkuk kolak anget gratis. katanya servis di bulan ramadhan. alhamdulillah. waah, tenggorokan yang udah kering langsung dibasahi sama kuah santan dari kolak. waaahh... segarnya... nggk terasa, udah habis aja tuh kolak nggak bersisa lagi.

oke, habis minum kolak kita sholat maghrib dulu sambil nunggu makanan yang dah dipesen tadi sore dibuat. selesai sholat, dimeja udah ada jus mangga yang menanti. nggk lama kemudia makanan2 yang dah dipesan berdatangan. sebentar aja meja udah penuh sama makanan. semua berdoa, dan mulai menyantap makanan yang ada.

nggak terasa jam udah menunjukkan pukul 8.30, udah 2 jam setengah kita disana. nggk terasa juga perut dah overloaded sama makanan yang bejibun itu. oke, bayar deh tuh semua yang udah dipesan. dan pengeluaran malam itu 418.000 rupiah untuk di cafe itu, belum ditambah dengan ikan bakar+nasi dari prasadja yang totalnya 105.000 rupiah. jadi total semuanya 523.000 rupiah. berarti kita cuma nambahin 23.000 rupiah dari total uang manggung kmaren. Alhamdulillah. semoga rejeki selalu dilancarkan kepada kami semua ya Allah. amin.

pulang dari sana, kita ke mushola sekolah dulu untuk sholat taraweh. setelah itu baru pulang ke rumah masing-masing. cerita hari ini pun selesai. satu hari yang sangat panjang yang penuh dengan kegiatan ini dan itu.

terima kasih ya Allah, berkat engkau hamba masih bisa merasakan kebersamaan bersama teman-teman hamba. makasih ibu-bapak, ya Allah muliakan lah mereka dan jagalah mereka seperti mereka menjaga hamba dari kecil hingga sekarang. makasih untuk Naska, Anto, Brahma, Lintang, Bella, Riska, Roro, Ellyn, Agus, Zaki, Dandy, Nia, semoga ini bukan menjadi yang terakhir. buat Agus & Brahma, ini tugas kalian untuk melanjutkan perjuangan NASKA, cari anggota baru yang mantab, kompak, solid, dan harus lebih bagus dari kita, oke?

HIDUP NASKA, NASYID YPK !!!!!










-SELESAI-

What's this?

You are currently reading Liburan bareng NASKA - part 2 at Tiang Teori - Tersenyum Bahagia.

meta

§ Leave a Reply